Tisya's friends

Sabtu, 26 Maret 2011

Suka Duka Menjadi Seorang Tisya (part 1)

Menuliskan "tentang aku" kadang merasa bahwa aku begitu sombong. selalu membanggakan apa yang aku punya. tapi mau bagaimana lagi, aku suka sich.hehehe lagian daripada aku harus ngomongin orang lain yang belum tentu juga aku tahu.hehehe selain itu menuliskan "tentang aku" selalu membuat diriku jadi lebih baik. karena aku bisa melihat bagaimana diriku.hehehe

Aku. Saat masih dalam perut ibu tentu sangat merepotkan. itu karena posisiku dalam rahim tidak benar. membuat ibu sering sesak nafas dan akhirnya ibu terkena Asma. (sakit ibu pun menular pada adik-adikku) i'm sorry mom. =( anak normal lahir dengan kepala keluar lebih dahulu. tapi aku keluar dengan kaki terlebih dahulu. seorang bidan tidak sanggup menangani ini, jadi ibu dan aku yang sudah mau keluar dipindahkan ke rumah sakit. kata Budhe yang menemani ibu mengantar ke rumah sakit, waktu dijalan tiba-tiba kaki-ku keluar. karena panik, Budhe malah masukin kakiku kedalam rahim.hihihihihihi lucu juga. =)

Seorang dokter pernah mengatakan pada ibu saat memeriksakan kandungannya. bahwa aku harus dilahirkan dengan cara operasi, karena jika tidak aku akan mati atau cacat seumur hidup. tentu saja ibu jadi takut dan ibu bilang ibu tidak mau kembali lagi ke dokter itu.hehehe aku lahir tanggal 7 mei 1991 menjelang magrib dengan bobot sekitar 2,5kg. itu kecil sekali kan? bahkan bapak tidak tega melihatku waktu itu karena aku sangat kecil. orang-orang bilang aku dulu kayak anak kucing. bahkan seperti hanya sebesar telapak tangan orang dewasa. orang-orang lebay kali yah?? masa sekecil itu??hehehehe

Dari dulu semua anak-anak dikeluargaku selalu bermain bersama. jarang dan hampir tidak pernah bermain ke rumah tetangga. aku masih kecil dan sepupukulah temanku. apa yang sepupuku punya, aku juga pengen.hihihi semua sepupuku sayang padaku. tapi karena aku yang paling kecil, jadi aku yang sering ditindas.hihihi biasanya mas riad akan menindas mas baem dan mas baem akan menindasku.hehehe kayak rantai makanan yang besar tetap berkuasa. nanti jika aku merasa ditindas sama kakak sepupuku, aku akan melaporkannya pada bapak.hehehe jadilah mas baem yang selalu kena marah bapak.hehehehe waktu mas baem dan mas riad udah gak tinggal dirumah nenek lagi, aku sering main sama mbak nuris. aku suka sekali main sama dia. karena sama-sama cewek mungkin. padahal kami beda jarak sekitar 7tahun. dia kakak yang cantik. tentu saja semua kakak-kakak ku cantik dan ganteng.hehehe

Pertama masuk TK. aku asal ikut-ikutan aja sama mas baem. berangkat dan pulang bareng. tapi sewaktu mas baem udah masuk Sekolah Dasar, aku berangkat ke TK sendiri,pulang sendiri. hal lucu yang sering kali aku lakukan adalah saat aku pulang sekolah aku akan berlari-lari pulang, karena aku masih kecil jadi ibu gak bolehin aku buat nyebrang jalan sendiri. tiap kali aku uda berada di depan rumah nenek (aku waktu kecil tinggal dirumah nenek) aku akan duduk dipinggiran jalan tanpa alas dan cuma gambar-gambar di tanah. aku akan menunggu sampai ada bapak, ibu, ato nenek lewat depan rumah, lalu aku akan teriak buat bantu nyebrang.hehehehehe

3 komentar:

aku mengatakan...

gek opo loh, ceritane mlencong e kadoan

dhannii.keccil mengatakan...

di edit-edit dikit, bisa kok tis, jadi cerpen :)

minityc mengatakan...

Tq dhani..^^