Tisya's friends

Minggu, 26 Januari 2014

Bad Dream

Beberapa hari yang lalu temanku bertanya, “ apa aku udah gak ngeblog lagi?” hehehe aku bilang,” terkadang aku merasa tidak ada mood untuk menulis”. Kadang mood memang jadi penyakit. Hehe

Tapi hari ini mumpung dapet ilham buat nulis. Ini gara-gara aku baru selesai nonton Insidious Chapter 2, aku jadi inget sesuatu, when I got a bad dream.

Beberapa waktu yang lalu sekitar awal bulan juli aku baru pindah kost didaerah Gajayana. Tempat yang nyaman dan bersih. Tapi entah kenapa setiap malam aku merasa gak tenang, aku sering merasa ketakutan sendiri, padahal selama ini aku gak pernah seperti itu. Ada perasaan seperti tertekan yang tidak bisa aku jelaskan kenapa aku merasa seperti itu? Aku jadi sering terbangun tengah malam, tidak pernah nyenyak waktu tidur. Hal seperti itu terjadi setiap hari sampai pada bulan pertama aku dikost. Benar-benar mengganggu, aku hanya bisa tidur dengan nyenyak waktu aku pulang kampong saja. Hahaha

Pada suatu malam, saat aku tidur, aku seperti sedang melihat aku sedang tidur. Dan dalam mimpiku aku melihat ada beberapa “makluk” ada dikamarku yang sempit. Salah satu dari mereka seperti sedang mencoba mendekatiku dalam keadaan aku yang sedang tidur. Dalam mimpiku aku seperti tidak bisa bergerak, aku berusaha memberontak sampai akhirnya aku melihat aku terbangun dan aku (masih dalam mimpiku) pun melihat “mereka” brgitu dekat. Aku bahkan bisa merasakan rasa hangat yang hamper terasa panas dan berat saat tubuh mereka menempel dibadanku. Entah mungkin terkejut, pada akhirnya aku benar-benar bangun. Antara lega dan ketakutan. Bahkan aku pun masih bisa merasakan hangat badanku seperti memang ada yag benar-benar menyentuhnya. Hal itu sering membuatku takut untuk mencoba tidur kembali lagi.

Mimpi seperti itu kadang terulang lagi, dan benar-benar membuatku jadi tidak tenang. Akhirnya aku mencoba bertanya pada temanku yang pernah menempati kamarku. Dia bilang dia tidak pernah merasa seperti aku dan nyaman-nyaman saja saat tinggal dikamar itu. Aku berusaha untuk tidak mempedulikan hal itu. Sekalipun masih kepikiran.


Diawal bulan Oktober, kakakku menawariku agar menemaninya tinggal dikontrakannya bersama anak-anaknya. Aku menyetujuinya dan ya aku pindah tempat (lagi). Aku tidak lagi memikirkan hal-hal yang terjadi waktu aku berada dikost Gajayana. Tapi nyatanya mimpi seprti itu pun terjadi lagi. Untuk kesekian kalinya aku melihat diriku sedang tidur dan aku melihat beberapa “mahkluk lain” pun sedang mengawasiku. Aku *yang sedang tidur* menyadarinya, berusaha berontak sambil mengucapkan ayat-ayat Allah. Tapi mereka tidak juga ingin pergi. Beberapa saat aku terbangun dan selalu menemukan diriku berada pada posisi yang sama seperti saat aku melihat diriku didalam mimpi, bedanya saat aku membuka mata “makhluk” itu tidak ada.

Aku harap itu hanya mimpi, dan tidak harus terjadi lagi.

Tidak ada komentar: